Tugas kuliah masih banyak
, minggu ini tugas 2 mata kuliah programming semua. Setelah mengenal python akhirnya kuputuskan untuk menggunakan python, hm… ternyata menyenangkan juga mrogram di python.
Tiba saatnya kirim file hasil, eit prof minta dikirim file exenya. Hm… cari-cari akhirnya ketemu juga, sharing pengalaman nih. Langkah-langkah membuat executable file di phyton :
1. Download dan install py2exe dari website py2xe
2. Misalkan file yang ingin dicompile bernama hello.py. dan berisi syntax seperti berikut :
print “Hello Word”
raw_input(“Press any key to finish”)
3 .buat file baru dengan editor semisal edit plus, beri nama setup.txt dan tuliskan syntax berikut :
from distutils.core import setup
import py2exe
setup(console = ["hello.py"])
4. File pada nomer 2 dan 3 bisa diletakkan disembarang tempat, tapi akan lebih enak jika diletakkan di dalam direktory python25 (jika anda menggunakan python versi 25). Saya meletakkan direktory python25 di c, c:\python25
5. buka command prompt, start -> run ->cmd , ketikkan cd c:\python25
6. selanjutnya jalankan hello.py, dengan menuliskan start hello.py atau python hello.py maka ia akan meminta anda menekan sembarang tombol, ini berarti program bekerja.
7. selanjutnya ketikkan start setup.py py2exe dan tekan enter
8. Jika tidak ada error maka akan terbentuk direktori baru dengan nama dist. cobalah untuk melihat ke direktori dist dengan mengetikkan cd dist dan tekan enter
9. Maka disana akan ada file dengan nama hello.exe, cobalah menjalankannya dengan menuliskan hello lalu tekan enter
10. Untuk menyalin/menjalankan file exe ini ke komputer lain file yang ada didalam direktori dist harus ikut dicopy semua (library.zip dan phyton25.dll)
Jika program tidak bernama hello.py maka copy program di direktori yang sama dengan direktori setup.py kemudian jalankan langkah nomer 7 dan seterusnya.
alfin be berkata,
Maret 24, 2007 pada 2:25 pm
dah nyobain Ruby mbak? lebih OO, lebih elegant
2 tahun lalu pernah ngerjain project pake Python, tapi setelah ketemu Ruby ama Ruby on Rails, Python, Java, .NET hampir 100% tak tinggal, kecuali permintaan klien sangat spesifik.
yuhana berkata,
Maret 24, 2007 pada 3:09 pm
>alfin
Iya, saya pernah denger katanya Ruby lebih enak, mungkin lain kali coba pake ruby deh, anyway thanks infonya
qyut berkata,
April 1, 2007 pada 4:39 am
phyton… aduh.. hewan apa pula ini….
virus sekecil itu aja bisa bikin komputer runyam, apalagi phyton ya…
Raohmad berkata,
Juni 3, 2007 pada 12:23 pm
python keren loh, banyak modul2 yang bikin ‘kesengsem’ he he he, salam kenal
wirro berkata,
Juni 22, 2007 pada 3:18 am
wah jalan2 ketemu ma blognya mbak2 dsini……, python ni yg bawa aku ksini….. duh pada kreatif yg di rumpiin program…. makasih atas info dr mba2 diatas…… , jg yg punya blog makasih ya…:D
wirro berkata,
Juni 22, 2007 pada 3:31 am
Celingak-celinguk cari tau ruby ama Ruby on Rails, …..
yuhana berkata,
Oktober 16, 2007 pada 2:05 pm
Ruby ternyata emang keren lho, gampang dipelajari dan mengasyikkan.
ламинат berkata,
Agustus 25, 2008 pada 7:43 am
7wGood idea.1q I compleatly agree with last post. xop
паркет и ламинат 5n
iLYa berkata,
November 19, 2008 pada 8:43 pm
Wah makasih banget bwt semua info dan komenNy
tempatNy kumpulan phthon’ers Indonesia dmn y???
gffdg berkata,
April 25, 2009 pada 5:18 am
I want source code of download