KAS Minggu 1 April 2007

KAS bukanlah kas di akuntansi, KAS adalah singkatan dari Kajian Ahad Sore. Selain menuntut ilmu di kampus, saya dan temen-temen muslim lainnya juga beraktifitas di masjid untuk memakmurkan masjid ataupun berbagi dan menuntut ilmu Agama. Di Taipei ada 2 masjid, Grand Mosque (biasa kami sebut masjid besar) dan masjid kecil.

Hampir setiap jum’at kami pergi ke masjid besar untuk menunaikan sholat jum’at bersama, bersilaturahmi ataupun pergi ke pasar jum’at yang ada di masjid. Pasar jum’at menjual makanan halal seperti daging sapi, ayam dan lain-lain dalam berbagai bentuk, baik yang sudah siap makan ataupun yang masih mentah.

Selain ke masjid besar, setiap hari minggu kami pergi ke masjid kecil. Di masjid kecil ini kami bertemu dengan mahasiswa muslim lainnya terkadang ada yang dari negara lain maupun para tenaga kerja indonesia yang muslim. Ada beberapa kegiatan yang kami lakukan di masjid kecil ini, diantaranya adalah memberikan pelatihan komputer (word, excel, autocad, perakitan komputer) kepada para tenaga kerja (baik pria maupun wanita) sebagai bekal mereka nanti kalau kembali ke Indonesia.

Selain pelatihan ini kami juga melakukan kajian keislaman, ada berbagai macam kajian, seperti belajar membaca al-qur’an bagi yang belum lancar baca al-qur’an, qiraat maupun KAS.

KAS minggu ini adalah pertemuan pertama, kegiatan baru kepengurusan FORMMIT (forum mahasiswa muslim Indonesia Taiwan) periode 2007-2008 yang kepengurusannya baru terbentuk minggu kemaren di Taichong. Sekedar pengingat bagi diri saya sendiri dan semoga bermanfaat bagi yang lain, saya tuliskan resume dari pengajian KAS minggu ini yang disampaikan oleh pak Agus Muntohar. Kajian minggu ini membahas tentang apa itu ISLAM.

Islam berasal dari kata salim, yang artinya salam, selamat, ataupun berserah diri. Dalam suatu riwayat Rasullullah SAW menjelaskan apa itu islam ketika ditanya oleh sahabat. Beliau menggambarkan sebuah garis lurus yang disebelah kanan kirinya ada banyak garis yang menuju ke arah lain (berbelok). Kemudian beliau bersabda : “Islam adalah jalan yang lurus yang akan membawa kita kepada keselamatan, oleh karenanya ikutah jalan yang lurus itu dan janganlah kamu ikuti jalan yang berbelok karena jalan itu adalah jalan syaithon“.

Seperti yang tertuang di QS. Al-An’am (6) : 153, 161, 162, Allah berfirman : “Dan bahwa (yang Aku perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa”(153). “Katakanlah, “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhan-ku, kepada jalan yang lurus, yaitu agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”(161). “Katakanlah, “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam”(162).

Dalam QS. Al-Baqarah(2) : 208, Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu“. Masuk islam secara keseluruhan, apa ya maksudnya apakah cukup hanya dengan sahadat, sholat 5 waktu, puasa, kemudian berzakat, dan haji jika mampu (salah satu peserta pengajian bertanya). Ternyata tidak.

Masuk islam secara kaffah ibarat kapur yang tercelup kedalam tinta, tinta meresap kedalamnya sampai ke sela-selanya, artinya kita berislam dengan sungguh-sungguh. Selain itu arti secara kaffah adalah taat kepada Allah dan rasulNya seperti yang tertuang di QS-Ali-Imron(3) : 32, Allah berfirman : “Katakanlah, “Taatilah Allah dan rasulNya, jika kamu berpaling, maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir“.

Maha suci Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman bagi umat islam, sesungguhnya QS Al-Baqarah 208 sangat dahsyat dan orang diluar islam takut jika umat islam masuk islam secara kaffah karena bisa dibayangkan jika umat islam menjalankan islam secara kaffah maka segala yang dilakukan akan sempurna dan itulah yang membuat islam pernah jaya pada jaman kepemimpinan Rasullulah SAW. Nah sekarang masalahnya adalah bagaimana cara taat kepada Allah dan RasulNya ternyata juga memerlukan ilmu atau pengetahuan, dan wajib bagi kita untuk mencari dan mengamalkannya.

Ketaatan kepada Allah dan Rasulnya dapat tercermin dari perilaku kita sehari-hari. Bagaimana kita mengerjakan sesuatu hal dan bangaima kita memandang suatu amalan. Ada 3 hubungan yang kita perlu pahami dan kita ketahui bagaimana caranya. Hubungan itu adalah hubungan manusia dengan TuhanNya (Allah), hubungan manusia dengan manusia lain seperti berdagang, berteman, bagaimana berperilaku dalam keluarga, dll. Dan yang ketiga adalah hubungan manusia dengan dirinya sendiri, contohnya bagaimana ketika kita makan, ataupun beraktifitas sehari-hari.

Banyak ternyata yang harus kita pahami sebagai umat islam, untuk bisa menjadi islam secara kaffah, dan mencapai keselamatan. Hm.. kalau dipikir-pikir apapun yang diajarkan islam memang menuju keselamatan, sebagai contoh hikmah kita berpuasa di bulan ramadhan ternyata untuk kesehatan organ pencernaan kita, dan ada hikmah lainnya selain juga perwujudan iman dan taqwa seorang hamba kepada Tuhan-nya.

Semoga ringkasan yang saya tuliskan ini bisa mengingatkan saya pribadi dan bermanfaat untuk orang lain. Aamien. Jika ada salah itu adalah dari diri saya sendiri dan kebenaran hanyalah dari Allah SWT. Wallahua’lam bishowab.

Semoga ada tambahan ilmu untuk KAS berikutnya. Bagi yang mau menambahkan monggo tulis saja di komentar barangkali apa yang saya tuliskan ada yang kurang tepat.

6 Komentar

  1. iin said,

    April 3, 2007 pada 3:20 pm

    mbak, selain di post disini jangan lupa di website formmit🙂
    oh iya usul nih buat yang muslimah
    ada kajian khusus muslimah sebulan sekali
    ambil satu jadwal KAS buat qta yang muslimah

    Allahu akbar !!
    Dimana sebuah negri yang diucapkan nama Allah
    maka negri tersebut termasuk tanah airku juga

  2. Zulhendri said,

    April 3, 2007 pada 4:06 pm

    Bagus sekali dibuat resume seperti dalam tulisan Ibu Yuhana ini. Sekali lagi kita belajar tentang Islam dengan semangat untuk mengajarkan (menyampaikan) kepada yang lain juga.

    Insya Allah kita bisa menjadi insan yang shaleh/shalehah tapi BERDAYA GUNA. Maksudnya, kalau mau shaleh/shalehah jangan sendiri2, tapi ngajak-ngajak. Emangnya bisa masuk surga sendirian. He..

  3. yuhana said,

    April 3, 2007 pada 4:24 pm

    >iin
    Sesuai saran dik iin, posting ini juga saya tuliskan di website FORMMIT dalam kategori kajian.

    >Zulhendri
    Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, semoga dengan coretan kecil ini bisa mengantarkan kita menjadi insan yang shaleh dan shalehah.. aamien

  4. galih said,

    April 3, 2007 pada 8:30 pm

    kaffah, kata yang sederhana, namun sulit dipraktikkan🙂
    nice artikel, bu.

  5. September 20, 2007 pada 10:01 am

    please tell me why, i’m feeling . Corrina Eudora.

  6. Abdu Somad said,

    November 6, 2007 pada 2:43 pm

    Sdri. Yohana, ada website http://www.mta-online.com yang diakses oleh beberapa sdr seiman yang berada didalam dan diluar negeri dan sering mengadakan kajian Agama (Islam) bersama via yahoo massenger, bahkan bisa mendengarkan radio MTA FM via internet.

    demikian khabar dari saya untuk menambah ukhuwah islamiyah, silahkan mencoba.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: