Akhirnya aku bisa menikmatinya

Tugas kuliah beberapa minggu ini benar-benar menggila🙂 , sampai-sampai aku nggak sempat ngeblog … loh apa hubungannya😀 .

Tugas memang banyak, tidur tidak nyenyak tapi makan masih tetap enak😛 . Dalam kondisi seperti ini aku selalu ingat kata-kata pak Yudhi Purwananto, kajur teknik Informatika sekarang. Sebelum aku berangkat ke Taiwan, beliau berpesan, bagaimanapun juga bu, nanti dalam kondisi apapun cobalah untuk menikmati, sesakit apapun, sepedih apapun, ataupun seberat apapun cobalah untuk menikmatinya.

Ya.. setelah aku cermati dan aku ikuti pesan pak Yudhi ternyata itu memberikan efek yang luar biasa. Kucoba menikmati segala kondisi yang terjadi padaku, kondisi ketika jauh dari keluarga dan merindukannya😀 , kondisi ketika banyak tugas dan serta kondisi dalam berbagai tekanan.

Bagaimana caraku menikmati tugas yang seabrek ini? dalam seminggu aku harus mengumpulkan 8 tugas, termasuk progress report riset, tugas programming, tugas paper, summary paper sekaligus komen dan presentasi suatu metode dalam waktu yang bersamaan. Kucoba untuk menikmatinya dengan mengatur waktu yang aku miliki, menuliskan jadwal di google calendar, mencoba menepatinya sambil terkadang melepas stress dengan jalan-jalan bersepeda memutari kampus NTU yang indah. Alhamdulillah sedikit demi sedikit beban terselesaikan. Memang Allah akan memberikan jalan ketika kita ikhlash menjalaninya.

Terima kasih ya Allah

13 Komentar

  1. galih said,

    April 28, 2007 pada 8:22 pm

    Semangat Bu! Yang sregep kuliahnya, belajar yang pinter supaya cepet lulus dan cepet kembali ke Indonesia dan kampus ITS.

    Pamer mode on: long weekend 2 minggu lagi, aku pulang kampung loh😛

  2. ario said,

    April 29, 2007 pada 1:07 am

    AsS..
    Makasih bu.. tulisannya biarpun sedikit tapi sangat membangun..
    saya jadi semangat untuk berkarya.. cos minggu ini.. full Asisteni Mahasiswa Baru dilapangan dari jam 7pg-5 sore…
    visit my blog.. http://www.almuhandis.wordpress.com

  3. April 29, 2007 pada 4:14 am

    mbak,
    laper …………
    iin g bs bobo’

  4. ario said,

    April 29, 2007 pada 7:49 pm

    AsS..
    Mba.. Untuk menyingkat post yang kita buat di wordpress gimana caranya ya?
    saya udah masuk ke menu Pilihan terus ke MEMBACA lalu klik Tampilan posting hanya rangkumannya doang kok ga jadi ya..???

  5. yuhana said,

    April 29, 2007 pada 10:09 pm

    >galih
    galih bisa aja, wah seneng ya bisa pulang, 2 minggu lagi……salam buat tulungagung ya

    >ario
    ini ario yang sama nggak? untuk menyingkat pos maksudnya memoting ya?
    kalau untuk split teks yang kita buat caranya
    1. letakkan cursor di tempat teks yang ingin di potong
    2. pilih tool split teks yang ada disebelah kanan tool insert image atau tekan tombol (ctrl+alt+t)
    3. lanjutkan penulisan

    >Nur aini R
    wah… lapar ya makan dong, kok lapor mbak, atau telp mbak kalau pas lapar siapa tahu bisa kirim makanan😀

  6. April 30, 2007 pada 12:21 am

    istiqomah dalam keikhlasan itu lho yang berat mbak..

  7. ario said,

    April 30, 2007 pada 4:51 pm

    AsS..
    makasih bu…
    iya.. saya ario yang sama…
    syukron jiddan…

  8. almuhandis said,

    Mei 2, 2007 pada 12:06 pm

    Almuhandis=ario 🙂
    saya mau tanya..
    1. bu yuhana dapatbeasisw dari NTU ya?
    2. Kalo ga sala ketika saya baca persyaratn untuk memndapatkan beasiswadari NTUST harus jadi mahasiswa dulu ya?
    3. kalo misalnya saya Apply untuk jadi student di NTUST sekalian melamar beasiswanya (maksudnya sebelum berangkat ke Taiwan) bisa ga?
    4. apa bedanya NTU and NTUST?

  9. yuhana said,

    Mei 2, 2007 pada 12:18 pm

    >islam feminis
    memang berat, istikomah dalam keikhlasan. Istikomah saja sudah berat, ikhlash juga berat apalagi istikomah dalam keikhlasan. Bagaimanapun juga belajar dan berusaha untuk ikhlash dan istikomah harus dilakukan🙂

    >ario
    Alhamdulillah saya dapat salah satu beasiswa dari NTU.
    NTU dan NTUST berbeda. NTU (National Taiwan University) adalah universitas yang lebih dulu lahir dibanding NTUST (National Taiwan University Science and Technology). NTU merupakan universitas nomer satu di Taiwan, mungkin karena umurnya lebih banyak dan banyak karya-karya yang dihasilkan termasuk research-research yang dipublish di IEEE, ACM ataupun jurnal kelas internasional.
    Untuk mendapatkan beasiswa di NTU agak sulit, tapi tentunya kalau kita berusaha insya Allah dapat juga.
    Rata-rata apply sekolah di taiwan sekaligus apply beasiswanya. Termasuk juga di NTUST, jadi bisa apply beasiswa bersamaan dengan apply sekolah. Kalau saya lihat hampir semua mahasiswa asing di NTUST mendapatkan beasiswa dari NTUST untuk biaya hidup dan biaya kuliah / SPP. Jadi kalau ketrima sekolah dan beasiswa disana insya Allah tinggal berangkat aja dengan memenuhi persyaratan yang diberikan. Untuk beasiswa universitas biasanya diberikan selama satu tahun akademik dan ada evaluasi di tahun berikutnya, jika prestasinya masih bagus maka akan mendapatkannya lagi. Semoga penjelasan saya dapat dimengerti.

  10. almuhandis said,

    Mei 2, 2007 pada 4:45 pm

    Syukron jiddan bu…
    sungguh.. bantuan Ibu, memotivasi saya untuk terus belajar, belajar dan belajar…
    Wah.. berarti harus nimbrung kursus bahasa mandarin nie… penting juga kan?
    Sekali lagi.. terima kasih…
    doakan semoga tahun 2009 bisa bergabung dengan barisan dakwah disana..

  11. ichsan231 said,

    Juni 19, 2007 pada 11:02 am

    Semoga lekas selesai, berakit-rakit ke hulu berenang ketepian bukan begitu, itung itung belajar mengarungi dunia nyata

  12. ichsan231 said,

    Juli 12, 2007 pada 11:30 am

    Aduh lama gak ketyemu Yuhana kangeeeeeen deh

  13. November 16, 2007 pada 6:54 pm

    Two new studies show why some people are more attractive for members of the opposite sex than others.

    The University of Florida, Florida State University found that physically attractive people almost instantly attract the attention of the interlocutor, sobesednitsy with them, literally, it is difficult to make eye. This conclusion was reached by a series of psychological experiments, which were determined by the people who believe in sending the first seconds after the acquaintance. Here, a curious feature: single, unmarried experimental preferred to look at the guys, beauty opposite sex, and family, people most often by representatives of their sex.

    The authors believe that this feature developed a behavior as a result of the evolution: a man trying to find a decent pair to acquire offspring. If this is resolved, he wondered potential rivals. Detailed information about this magazine will be published Journal of Personality and Social Psychology.

    In turn, a joint study of the Rockefeller University, Rockefeller University and Duke University, Duke University in North Carolina revealed that women are perceived differently by men smell. During experiments studied the perception of women one of the ingredients of male pheromone-androstenona smell, which is contained in urine or sweat.

    The results were startling: women are part of this repugnant odor, and the other part is very attractive, resembling the smell of vanilla, and the third group have not felt any smell. The authors argue that the reason is that the differences in the receptor responsible for the olfactory system, from different people are different.

    It has long been proven that mammals (including human) odor is one way of attracting the attention of representatives of the opposite sex. A detailed article about the journal Nature will publish.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: