Tutorial Jabref

Satu lagi budaya dari para peneliti di negeri formosa yang saya temui.  Budaya yang mencatat dan mengelola referensi dari penelitian yang sedang dilakukan.

Apakah anda pernah kebingungan cari referensi saat menulis buku tugas akhir ? Atau lupa paper atau buku apa saja yang pernah dibaca? Bagi anda yang suka baca buku, paper, sedang tugas akhir, thesis, disertasi atau melakukan penelitian perlu kiranya mampir sejenak untuk baca tentang jabref.

Jabref adalah bibliography reference manager, salah satu tool yang digunakan untuk menyimpan daftar referensi yang pernah kita baca atau ingin kita baca agar jika kita memerlukannya sewaktu-waktu baik untuk dibaca lagi atau untuk menuliskan daftar itu di bagian referensi kita tidak perlu copy sana-sini atau cari kesana-kemari. Cukup dengan melihat atau mengambil daftar itu di jabref. Daftar referensi yang yang kita miliki akan disimpan dalam bentuk database oleh jabref. Bagi yang memiliki daftar publikasi bisa juga menyimpan daftar publikasinya dalam jabref, termasuk link tempat menyimpan file sehingga sewaktu2 diperlukan dapat ditemukan dengan mudah.

Jabref ini biasanya digunakan berbarengan dengan Latex untuk menuliskan dokumentasi, laporan, buku atau paper dari hasil penelitian kita. Namun bagi yang terbiasa menggunakan office, baik open office ataupun Microsoft office masih bisa menggunakan isi yang ada dalam jabref ini.

Bagaimana cara menginstall dan menggunakan Jabref ?, semoga catatan kecil saya tentang Tutorial Jabref bisa membantu anda yang tertarik menggunakannya. Saat menulis catatan ini saya menggunakan Jabref 3.2.1 dan windows XP sebagai OSnya.

5 Komentar

  1. dzaia-bs said,

    Januari 6, 2008 pada 4:04 pm

    siiippp…
    kaya’nya bakal berguna…
    mumpung belom mulai mikirin tesis,
    jadi numpang donlot dulu mbak…😛
    tengkyu.

    >yuhana:
    Sebenarnya manfaatnya nggak hanya waktu thesis jay, justru mulai sekarang, ketika profesor telah memberikan paper sebagai bahan bacaan atau kalau kita baca2 buku apapun, itu bisa dimasukkan ke jabRef. Memori di kepala kita tidak akan bisa mengingat paper atau buku apa aja yang pernah kita baca, dan pada saat kita perlu kita baru sadar pernah baca dan cari2 lagi. Dengan bantuan JabRef kita cuman perlu lihat dan ambil karena di jabref itu bisa digunakan untuk menyimpan link alamat yang menyimpan paper kita itu lengkap dengan doi(digital object identifier)-nya

  2. nRa said,

    Januari 12, 2008 pada 12:57 am

    dari komen ibu di “Akhirnya akupun harus belajar LaTex”
    >yuhana:
    Jangan lupa habis baca paper, catat di JabRef ya nDra🙂

    oh, itu yah manfaatnya si “jabrik” (baca jabref) ini😀 … oke deh bu,
    karena keharusan dan keterpaksaan untuk membaca paper :p … solusi yang ibu berikan sangat bermanfaat dalam pengoleksian paper dan referensinya. makasih bu.

    * awalnya gak saya baca bu postingan tentang jabrik ini… abis namanya aneh :)) , mirip2 nama penjahat di sinetron indo… “si jabrik preman pasar”… atao “si jabrik anak pak RT” … whahaha (iseng mode : on)

  3. nRa said,

    Januari 22, 2008 pada 12:50 pm

    terima kasih bu tutorialnya…
    saya udah nyoba si jabref…
    nyari hal2 aneh, mumpung liburan… sambil mengisi waktu luang😀

    >yuhana: ok nRa, semoga bermanfaat

  4. zlaa said,

    Maret 14, 2008 pada 7:36 pm

    Thank you. Saya guna tutorial anda ya.

    >yuhana:
    Sama-sama, silahkan🙂

  5. Adid said,

    Mei 19, 2008 pada 4:41 pm

    hatur nuhun pisan Bu….

    tutorialna estu sae pisan….

    InsyaAlloh sangat bermanfaat…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: