Kejar-kejaran dengan pak Polisi dan Pak Wakasek

Kejadian ini sebenarnya ku alami beberapa minggu yang lalu. Saat itu aku ditugaskan di SMAN 12 Surabaya (di daerah Benowo) untuk menjadi Tim Pengawas Independen UNAS yang dikirim oleh ITS di SMA tersebut.

Tugas Tim Pengawas Independen antara lain :
1. Menyaksikan serah terima soal dari Polsek ke Pihak Sekolah
2. Melakukan pemantauan dan pengawasan saat ujian berlangsung
3. Mengawal lembar ujian sampai ke pemroses (dalam hal ini UPT Puskom ITS) – optional

Pada hari pertama tugas ketiga dilakukan oleh rekan saya (Bu Kris) yang juga dari ITS. Hari kedua saya yang diminta untuk melakukan pengawalan lembar ujian ini. Pada hari kedua itu saya naik sepeda motor sendiri(biasanya kalau nggak ada tugas luar ya antar jemput misua), sementara pembawa lembar jawaban yang telah terisi yaitu pak Wakil Kepala Sekolah juga bersepeda motor. Satu lagi yang mengawal adalah anggota polisi dari Polsek Benowo. Bapak polisi saat itu juga bersepeda motor.

Dari SMAN 12 ke ITS kami berangkat bersama-sama, dengan masing-masing bersepeda sendiri-sendiri. Yang paling depan adalah bapak wakasek, kemudian disusul pak polisi dan saya paling belakang. Wuih… ternyata meski dah berumur pak wakasek naiknya kenceng juga, rata-rata 50-70 km/jam. Saat itupun lalu lintas begitu padat. Untung selama ini terbiasa naik sepeda jarak jauh, walhasil aku harus kejar-kejaran sama mereka biar tidak kehilangan jejak. Sebenarnya dikawal pak Polisi saja sudah cukup, namun aku tidak tahu jalan benowo-ITS๐Ÿ˜ฆ , takut nyasar jika kehilangan jejak.

Alhamdulillah kami sampai di kampus ITS dengan selamat. Hm.. baru kali ini kejar-kejaran sama pak Polisi dan pak Wakasek. Lumayan deh dapat pengalaman baru๐Ÿ˜›

2 Komentar

  1. Ci said,

    Mei 18, 2009 pada 4:16 am

    Alhamdulillah ..

    Saya juga mendapat pengetahuan baru setelah membaca tulisan ini,,๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚ Karena dulu pas UNAS ( Saya Alumni SMAN 09 Surabaya ) .. biz ngerjain .. saya pulang terus berdo’a ..

    Ternyata dalam rentang do’a saya ( antara selesai ngerjain hingga waktu untuk diumumkan ) ada proses panjang .. & bantuan Allah SWT bisa datang dari mana aja .. jadi jangan kehilangan harapan … bantuan Allah SWT bekerja di rentang proses tersebut .. bukan cuma di proses pengumpulan lembar ujian & pengumuman ) ..

    Alhamdulillah saya bisa lulus juga ( meski susah dipahami gimana caranya bisa lulus di bidang matematika :-p ) & masuk kampus sesuai impian ortu, hehe .. masih berjuang juga meski medannya beda ..

    **************************************************************************
    ” Ga ada yang ga mungkin jika meminta bantuan Allah SWT .. ,, Kalau baik buat kita pasti diizinkan,, kalau ga diizinkan berarti ada yg lebih baik buat kita ”
    **************************************************************************

    Terima kasih untuk tulisan ini .. Fun๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ Barakallahu buat tulisan ini ..๐Ÿ™‚

  2. fath said,

    Juli 4, 2009 pada 1:49 pm

    alhamdulillah saya juga mendapat pengetahuan baru, ternyata demikian ya proses sampainya lembar jawaban pada pemroses penilaian… ternyata….

    semoga selanjutnya berjalan lancar dan tidak ada kecurangan…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: