Bertemu bu Nyai Tan Mei Hwa

Bu Nyai yang satu ini sangat energik ketika menyampaikan dakwah. Logat chinanya sesekali keluar juga dan semakin menambah semarak suasana. Saya sering melihat bu Nyai Tan Mei Hwa di JTV. Alhamdulillah tadi malam bisa ketemu secara langsung di acara peringatan isro’ Mi’roj Nabi Besar Muhammad SAW yang diadakan oleh RW VIII di Permata, perumahan kota baru Driyorejo Gresik. Kebetulan malam itu saya diminta panitia untuk menjadi MC alias pembawa acara.

Tema peringatan isro’ mi’roj tadi malam adalah “Dengan Semangat Isro’ Mi’roj Kita Wujudkan Masyarakat Madani”. Sekilas tentang isro’ mi’roj hampir semua muslim tahu, ia merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Allah SWT untuk memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT seperti yang tersurat pada QS Al-Israa:1 dan An-Najm:13-18. Perjalanan ini juga demi menguatkan mental beliau setelah mendapatkan banyak tekanan dari Kaum Quraish dan kesedihan ditinggal mati oleh orang-orang tercintanya (Istri dan pamannya).

1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS-Al-Israa:1)

————-

13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
14. (yaitu) di Sidratil Muntaha (2).
15. Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
16. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmuntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
17. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
18. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. (QS-An-Najm:13-18)

Isro’ : perjalanan melintasi alam nyata dari Masjid Al Haram Makkah ke Masjid Al Aqsa Yerusalem Palestina yang ditempuh dengan sekejap mata. Ketika di Al Aqsa, nabi SAW berjumpa dengan para Nabi-nabi AS dan sholat bersama disana. Mi’roj merupakan perjalanan melintasi alam nyata ke alam ghaib, yaitu menuju ke Sidratul Muntaha yang ada di langit ke-7. Di sini Nabi ditunjukkan dengan gambaran surga dan neraka sebagai balasan kehidupan kita di dunia. Nabi juga mendapatkan perintah sholat wajib 5 waktu.

Tentang masyarakat madani, masyarakat madani adalah suatu masyarakat yang berperadaban atau berkebudayaan tinggi. Peradaban yang dimaksud merujuk pada peradaban atau akhlak masyarakat madinah pada jaman Rasulullah SAW yaitu saling menghormati, saling menghargai, saling tolong menolong yang mana tidak membeda-bedakan golongan, ras, keturunan, kekayaan, jabatan maupun status sosial.

Melalui peringatan isro’ mi’roj kali ini diharapkan kita bisa menjaga sholat kita dan lebih kyusu’, sehingga sebagai efek kekusyukannya bisa mewujudkan masyarakat madani yang saling tolong menolong, menghormati dan menghargai.

11 Komentar

  1. Totok said,

    Agustus 7, 2009 pada 6:58 pm

    Luar biasa…..
    Ditengah boomingnya facebook, dengan gaya menulis yang khas yohana masih konsisten menulis di blog.
    Selain jadi Dosen, yohana cocok juga sebagai Penulis/Wartawan. Kalo dikumpulkan tulisan yo bisa jadi buku.
    Terus menulis……. aku tunggu posting berikutnya!

    >yuhana:
    Terima kasih pak kalau suka baca tulisan saya. He he perlu banyak belajar nih untuk bisa jadi wartawan beneran😛. Jadi mikir-mikir nih, enak jadi wartawan apa dosen ya😛

    Oh ya, ini pak totok yang mana ya, salam kenal ya dari yuhana.

  2. Totok said,

    Agustus 10, 2009 pada 9:17 pm

    Anak Gebang Kidul 68, depan Pondok Pesantren
    Temen Karate Kyokushinkai

  3. magda a said,

    Agustus 26, 2009 pada 6:01 am

    Assalamualaikum

    Bu, bisa bagi cp nya Bu Tan Mei Hwa gak ya? saya mau bikin acara bukbers..butuh cp beliau

    Terimakasih

    Magda
    0878 5288 2101

  4. Ulfi Nurfaiza said,

    November 21, 2009 pada 3:48 pm

    waw, jadi bu nyai terhormat gmana sih…….!

  5. choirul said,

    Juni 5, 2010 pada 6:32 am

    sy suka cara ceramahnya bu nyai tan.sy mnta alamat n no telp bu nyai untuk keperluan acara agama klo boleh.makasih.

  6. sentot said,

    Juni 18, 2010 pada 10:07 am

    bisa bagi alamat bu nyai Tan Mei Hwa ato kontak persen untuk undang beliau, dimana ya?

  7. cici said,

    Januari 31, 2011 pada 8:54 pm

    Mbak yuhana, boleh tau email nya mbak?

  8. suharto ahmad said,

    Februari 27, 2012 pada 4:40 pm

    Tan Mie Hwa masih kerabat saya, saya sendiri mengakui ,kalo ceramahnya benar2 menghibur dan menyejukkan hati.. sekarang jarang ketemu,karna tan mie hwa slalu di undang ceramah di luar terus.. aku sampai kehilangan kontak ma dia.. mohon bantu aku untuk cari tau no tlp nya Tan mie Hwa.. trimakasih sebelumnya..

  9. Desember 31, 2014 pada 9:04 pm

    Assalamu’alaikum
    Saya juga suka melihat ceramahnya ibu Tan Mie Hwa saat pertama kali bertemu. Rencananya di desa saya mau mengundang beliau untuk menjadi penceramah, apa saya boleh minta alamat dan contact person beliau. Mohon untuk membalas di email saya imroatus3@gmail.com . Terimakasih

  10. eko siswanto said,

    Mei 27, 2016 pada 11:10 am

    Minta alamat nya bu yai Dan no. Tlp beliau…. Email Saya ekosiswanto087@gmail.com

    • Aley said,

      September 6, 2016 pada 5:14 pm

      ass….infonya dong nomor bu nyai , mau ngadakan santunan anak yatim sebagi penceramah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: